Tanya
:
Di kantor kami terkadang mengalami pemadaman listrik,
ketika listrik kembali menyala sebagian komputer ada yang rusak.
Bagaimana cara mengatasinya?
Jawab : Pertama kali listrik menyala
setelah terjadi pemadaman, menimbulkan kejutan/hentakan listrik
beberapa detik, kondisi ini dapat merusakkan peralatan elektronik.
Untuk menghindari kerusakan akibat problem tersebut, matikan semua
peralatan elektronik dengan meng-offkan saklar power atau mencabut
kabel power dari stop contact listrik. Solusi ini kurang praktis
jika terjadi pemadaman listrik yang singkat (tidak sempat mematikan
saklar atau mencabut kabel power).
Solusi lain yang lebih praktis, tidak perlu mematikan
saklar ataupun mencabut kabel power yaitu dengan menggunakan Electric
Buffer System (EBS) atau Electric Power Treatment System (EPTS),
alat ini secara otomatis akan memproteksi kejutan/hentakan listrik. ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tanya :
Bila sedang kondisi hujan disertai petir kami selalu
mematikan komputer dan alat elektronik lainnya padahal banyak
job yang sedang dikerjakan, hal ini kami lakukan karena beberapa
waktu lalu beberapa unit komputer dan printer kami rusak akibat
efek sambaran petir. Bagaimana cara mengatasinya.
Jawab :
Problem kelistrikan yang disebabkan oleh sambaran
petir berpotensi terjadi kerusakan fatal pada peralatan elektronik
yang terkena imbasnya. Untuk mengantisipasi problem tersebut dapat
menggunakan EBS atau EPTS yang memiliki fungsi proteksi terhadap
tegangan extreme. ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tanya :
Listrik di kantor kami relatif stabil dan juga telah menggunakan
UPS untuk peralatan IT kami, tetapi peralatan komputer kami masih
sering rusak, terutama kerusakan Hard disk dan main boardnya.
Apa penyebabnya dan bagaimana solusinya?
Jawab :
Salah satu problem kelistrikan yang dapat merusakkan
peralatan IT adalah problem grounding, coba chek nilai groundingnya.
Grounding yang aman untuk peralatan IT adalah nilai grounding
< 1 VAC (kurang dari 1VAC). Cara konvensional utk mendapatkan
grounding adalah dengan menanamkan kawat tembaga puluhan meter
ke tanah sampai menemukan nilai grounding yang tepat. Cara ini
disamping tidak efektif, juga tidak stabil (suatu saat dapat berubah)
akibat perubahan struktur tanah dan efek dari kebocoran arus listrik
disekitarnya. Solusi yang lebih
praktis adalah menggunakan produk EPTS, disamping memiliki grounding
yang sangat baik 0 VAC (zero grounding). Nilai groundingnya stabil
tidak terpengaruh oleh perubahan struktur tanah, kebocoran listrik
maupun efek yang lainnya. ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tanya :
EPTS dapat memproteksi Tegangan Extreme secara SOFT
FUSE dan HARD FUSE, bagaimana prinsip kerjanya secara detail ?
Jawab : EPTS akan memproteksi
Tegangan listrik kategori Extreme (Tegangan listrik abnormal diluar
kemampuan maksimal catu daya listrik pada peralatan elektronik,
yaitu tegangan listrik diatas 240 VAC). Kondisi ini sangat berbahaya
bagi peralatan elektronik dan dapat mengakibatkan kerusakan fatal. ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tanya :
Tegangan Extreme antara 240 VAC ~ 750 VAC akan diproteksi
secara SOFT FUSE, yaitu tegangan listrik pada range tsb akan diproteksi
(tidak dialirkan ke peralatan elektronik beban) secara sistematis
sampai kondisi tegangan listrik normal kembali. Setelah tegangan
listrik kembali pada range normal EPTS akan membuka proteksi aliran
listrik secara otomatis.
Jawab : EPTS
dilengkapi dengan HARD FUSE (Fuse 3 ampere) yang berfungsi untuk
memproteksi tegangan extreme diatas 750 VAC yang pada umumnya
terjadi akibat dari efek petir. Fuse ini akan putus ketika terjadi
tegangan extreme diatas 750 VAC, sehingga EPTS akan non aktif
(tidak mengalirkan arus listrik ke peralatan elektronik beban).
Untuk mengaktifkan kembali EPTS, dilakukan penggantian fuse tsb. ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tanya :
Salah satu fungsi dari EPTS adalah memproteksi Kejutan
listrik, bagaimana prinsip kerjanya secara detail ?
Jawab :
Kejutan listrik dalam presepsi kami adalah hentakan
listrik yang pada umumnya terjadi setelah adanya pemadaman listrik,
terlebih lagi pemadaman singkat ataupun gejala problem listrik
lainnya yang menimbulkan hentakan listrik.
Kejutan listrik ini juga berbahaya bagi peralatan
elektronik, terlebih lagi pada peralatan elektronik yang berbasis
teknologi digital, seperti peralatan IT (komputer, printer, server
dll).
EPTS dilengkapi Sistem Scanning dan Output delay
untuk meredam kejutan listrik yang terjadi, sehingga problem kejutan
listrik dapat diproteksi tidak merusakkan peralatan elektronik
beban. ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tanya :
Bagaimana prinsip kerja sistem Zero grounding pada EPTS ?
Jawab :
Grounding sangat dibutuhkan bagi peralatan
elektronik dengan teknologi digital, grounding yang tidak baik
dapat mempengaruhi kinerja peralatan elektronik, seperti sebagian
fungsi peralatan tidak bekerja, hang, transfer data lambat dll,
dan bahkan bisa merusakkan komponen, seperti memory, hard disk,
card I/O, main board dll.
Untuk menanggulangi problem grounding tsb, metode
yang umum digunakan adalah dengan menanamkan kawat tembaga puluhan
meter ke tanah sampai mendapatkan nilai gounding yang baik (ukuran
grounding yang baik adalah < 1 VAC). Metode ini adalah konvensional,
disamping tidak efesien juga tidak stabil (dapat berubah) karena
pengaruh struktur tanah dan pengaruh lain seperti kebocoran arus
listrik, harmonisa dll.
EPTS didesain dengan system Isolation Magnetik flux
Power Transfer (IMPT) yang dapat memperbaiki system Grounding
sampai pada nilai maksimum yaitu ZERO GROUNDING (0 VAC). ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tanya :
Bagaimanakah sistem kerja secara menyeluruh EPTS sebagai Electrical
Treatment ?
Jawab :
Arus listrik dianalogikan seperti layaknya arus air.
Air yang aman dan higenis untuk dapat dikosumsi sebagai kebutuhan
pokok manusia adalah air yang sudah dapat memenuhi persyaratan
standar/spesifikasi tertentu, yaitu kualitas air yang terbebas
dari kandungan unsur negatif, seperti tidak mengandung zat-zat
kimia tertentu yang berbahaya, memiliki aroma dan cita rasa yang
baik dll. Untuk dapat memenuhi spesifikasi tersebut dilakukan
suatu TREATMENT (penyaringan dan penjernihan) beberapa tahapan
sampai didapatkan kualitas air yang dapat memenuhi spesifikasi
yang telah ditentukan.
Begitupun sistem yang diterapkan oleh EPTS sebagai
TREATMENT LISTRIK. Arus listrik pada dasarnya memiliki kesamaan
konsep karateristik air, arus listrik yang memiliki tingkat kualitas
yang aman untuk dapat digunakan sebagai catu daya peralatan elektronik,
terlebih peralatan elektronik dengan basis teknologi digital yang
memiliki tingkat sensitifitas yang tinggi, adalah arus listrik
yang telah memenuhi spesikasi teknis tertentu, yaitu sudah terbebas
dari unsur negatif yang dapat mempengaruhi kinerja ataupun dapat
merusakkan peralatan elektronik.
EPTS yang didesain dengan 4 sistem sebagai proses
perbaikan sumber listrik merupakan TREATMENT LISTRIK.
Dimana sumber listrik input akan diproses dengan tahapan
sbb: 1. Extreme Voltage Protection
Proses pertama, EPTS akan mendeteksi dan mengkomparasi tegangan
inputnya. Jika tegangan listrik yang masuk dalam kondisi extreme,
maka akan terproteksi secara otomatis.
2. Electric Surge Protection
Proses kedua, EPTS memproteksi tegangan kejut atau hentakan listrik
yang umumnya terjadi akibat adanya pemadaman listrik ataupun problem
listrik lainnya dengan sistem scanning dan delay output.
3. Voltage Stabilizer
Proses ketiga, EPTS menstabilkan tegangan listrik yang kurang
stabil sampai mendekati tegangan yang presisi 220 VAC.
4. Zero Grounding
Semua proses diatas, EPTS yang didesain dengan sistem Isolation
Magnetik flux Power Transfer (IMPT), dapat menghasilkan sumber
listrik baru yang terpisah dengan sumber listrik inputnya karena
perpindahan dayanya melalui system Flux Magnetik yang sangat memungkinkan
untuk mendapatkan sistem grounding yang sangat baik dan sekaligus
dapat meredam transient, spike dan harmonisa. Dengan ke-empat
proses tsb, EPTS merupakan solusi yang tepat untuk dapat memenuhi
kebutuhan sumber listrik yang ideal bagi peralatan elektronik. ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tanya :
Peralatan IT di kantor kami sudah dilengkapi dengan UPS, apakah
EPTS dapat dikombinasikan dengan UPS ?
Jawab :
EPTS sangat dianjurkan untuk dikombinasikan dengan UPS, disamping
dapat melindungi peralatan IT sekaligus melindungi UPS. Cara instalasinya
adalah EPTS dipasang sebelum UPS. -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kantor Pusat Jl. Dr. Krt. Radjiman Widyodiningrat
No. 7
Jatinegara – Jakarta Timur (13930), Indonesia
Telp. : (021) 94217544
Email : info@multisolusielektrindo.com Website : www.multisolusielektrindo.com
Workshop Jl. Wibawa Mukti II No. 17, Jati Asih
– Bekasi, Indonesia
Telp. : (021) 91004341