Halaman AwalProfil PerusahaanDukungan ProdukHubungi Kami
 
   
 






    
    
SUPPORT BY :



 
    Home   >  Kabar Seputar Problem Listrik

Ledakan Gardu Induk, Bogor
   Ledakan terjadi di Gardu Induk (GI) PLN Bogor, Kamis (13/3/08) dinihari, menyebabkan pemadaman air listrik di Kota Bogor. Belum diketahui persis apa yang meledak di gardu tersebut, karena PLN belum mengeluarkan pernyataan resmi. Akibat dari ledakan ini, terjadi pemadaman aliran listrik di kota Bogor. "Listrik mati sejak pukul 05.30 WIB tadi," ungkap Roland, warga Kedunghalang, Bogor, yang dihubungi Kompas.com.
   Selain itu, beberapa traffic light juga tidak berfungsi. Akibatnya lalu lintas di beberapa ruas jalan seperti di depan Terminal Baranangsiang dan Istana Bogor kacau balau. Efek lain dari ledakan ini, suplai listrik untuk operasional kereta listrik (KRL) menjadi lemah. Kecepatan kereta menjadi sedikit terganggu. "Tapi kereta tetap bisa beroperasi dan terjadi sedikit terjadi penumpukan penumpang di Bogor," ungkap Kepala Humas Daops I Akhmad Sujadi kpd kompas.
(Kompas.com)

---------------------------------------------------------------------------------------------


Pemadaman Bergilir, Kendari

Kendari: Pemadaman bergilir di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, yang terjadi hampir setiap hari mengakibatkan aktivitas di Pelabuhan Nusantara, Kendari, terganggu. Pemadaman berlangsung bersamaan dengan masuknya kapal cepat super jet dari Baubau ke Raha, sehingga proses bongkar muat terhambat.
   Penumpang yang akan turun dari kapal harus waspada karena pelabuhan dalam kondisi gelap. Untuk penerangan, pengelola pelabuhan terpaksa menggunakan lampu dari kapal. Namun, penerangan ini tidak memadai, sehingga penumpang tetap kebingungan menuju jalan keluar. Pemadaman di Kota Kendari dilakukan setiap hari secara bergilir setelah dua pembangkit listrik milik PLN rusak.(DOR)

Pemadaman Bergilir, Kaltim
Tanah Grogot:
Pemadaman listrik secara bergilir masih berlangsung hampir di seluruh kabupaten di Kalimantan Timur. Di Kabupaten Tanah Grogot, pemadaman bergilir telah berlangsung dalam setahun terakhir. Sejumlah warga mengaku listrik yang kerap padam menyebabkan sejumlah peralatan elektronik mereka rusak.
   Pemadaman bergilir terjadi akibat delapan dari 15 mesin Pemangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang dimilik PT PLN di kawasan tersebut telah rusak. Kepala Ranting PT PLN Tanah Grogot, Robyman menyatakan pihaknya masih melakukan perbaikan atas mesin pembangkit listrik yang rusak.(BEY)

Pemadaman Bergilir, Palu
Palu:
Pemadaman listrik di Kota Palu dan sejumlah wilayah di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, terus berlanjut. Saat ini pemadaman bergilir dialami empat wilayah kecamatan-dalam Kota Palu dan sejumlah kawasan di Kabupaten Donggala. Pemadaman terjadi pada siang maupun malam hari.
   Pemadaman listrik memicu aksi protes sejumlah elemen masyarakat setempat. Puluhan mahasiswa dan aktivis lembaga swadaya masyarakat berunjuk rasa di jalan-jalan utama Kota Palu. Mereka menilai PLN Mpanau dan Palu tidak becus menangani kebutuhan listrik masyarakat. Pihak PLN dan PLTU Palu mengaku pemadaman terpaksa dilakukan, karena terjadi kerusakan pada salah satu mesin pembangkit listrik tenaga uap.(BEY)

Pemadaman Listrik, Sulteng
Tolitoli:
Unjuk rasa sekitar 1.000 warga yang mengatasnakan Gerakan Rakyat Menggugat di Kantor Cabang PLN Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Selasa (26/2), berlangsung ricuh. Selain membakar ban bekas, pengunjuk rasa juga merusak tanaman di sekitar Kantor PLN. Karena kecewa atas pemadaman listrik di Kota Tolitoli dan sekitarnya yang berlangsung selama setahun terakhir.
   Pengunjuk rasa menuntut PLN setempat menghentikan pemadaman bergilir karena telah merugikan masyarakat setempat. Massa juga mengancam memboikot PLN dengan cara tidak membayar tagihan listrik selama pemadaman listrik terus dilakukan di daerah mereka. Kekecewaan massa semakin bertambah ketika Kepala Cabang PLN Tolitoli James Lengkong tidak berada di kantornya.
   Warga mengancam akan menggelar aksi serupa dengan massa yang lebih besar jika pemadaman listrik terus berlangsung. PLN Cabang Tolitoli menyatakan, pihaknya kesulitan untuk memenuhi permintaan warga karena keterbatasan daya listrik dan kerusakan mesin. Untuk mencegah tindakan anarkis, puluhan aparat Polres Tolitoli berjaga-jaga di lokasi unjuk rasa. (DOR)
(Metrotvnews.com)

---------------------------------------------------------------------------------------------

Pipa Pembangkit Listrik Meledak

   Pipa pembangkit listrik milik PT Krakatau Daya Listrik dikawasan Krakatau, Steel, Jalan Raya Anyer-Ciwandan, cilegon, Banten, meledak, senin (7/5/08) sekitar pukul 12.30. tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, tetapi ledakan pipa ketel tersebut mengakibatkan tiga karyawan terluka akibat terkena serpihan pipa. Hingga senin malam penyebab ledakan belum diketahui.
(Kompas)

---------------------------------------------------------------------------------------------

Perayaan Natal di Mataram-Gardu Listrik Meledak Disangka Bom
   Di tengah perayaan Natal (25/12), ada insiden kecil yang cukup mengejutkan. Kepanikan sempat terjadi di Jl. Bung Karno Mataram. Salah satu Gardu Listrik yang bertengger di pinggir jalan korsleting (terputusnya arus listrik karena ada gangguan—red) hingga mengeluarkan ledakan keras. Sejurus kemudian warga sekitar berhamburan mendekati lokasi. Mereka umumnya mengira ledakan tersebut berasal dari Gereja GPIB Mataram, karena letak tiang listrik tersebut persis di depan gereja. Beruntung saat itu puncak peringatan Hari Natal berakhir sekitar Pukul 12.00 wita.
   Saksi mata di lokasi menyebutkan, ledakan yang melebihi suara ban mobil pecah itu terjadi pukul 13.30 wita. Saat itu angin kencang bertiup disertai hujan.
Seorang anggota polisi yang bertugas menjaga keamanan gereja pun dibuat panik dan mengira ledakan bom. Kepanikan itu dinilai wajar, mengingat warga masih trauma dengan peristiwa teror bom di sejumlah gereja di tanah air. ‘’Wajar warga panik karena ledakan terjadi di depan gereja,’’ ujar anggota reserse itu.
Masih informasi di lokasi, ledakan serupa juga pernah terjadi di gardu listrik yang sama. Namun, kali ini tidak sampai menimbulkan keruasakan berarti pada rangkaian listrik setinggi 10 meter itu.(ris)
(Suara NTB)

---------------------------------------------------------------------------------------------


KE ATAS  l  HALAMAN SEBELUMNYA  l  KE HALAMAN DEPAN

 

 

 
     
   


PT. MULTI SOLUSI ELEKTRINDO

Kantor Pusat

Jl. Dr. Krt. Radjiman Widyodiningrat No. 7
Jatinegara – Jakarta Timur (13930), Indonesia
Telp. : (021) 94217544, 92341914, 91004341, Fax : (021) 46835708
Website : www.multisolusielektrindo.com
Email : info@multisolusielektrindo.com


Workshop
Jl. Wibawa Mukti II No. 17, Jati Asih – Bekasi, Indonesia
Telp. : (021) 71338731, 91004341